PENGENALAN C++
1
//program02.cpp
2
#include <iostream.h>
3
void main()
4
{
5
cout<<"Hai. Selamat belajar C++";
6
}
Program diatas dapat kita simpan dengan nama “program02.cpp“.
Fungsi main()
Program C++ tidak dapat dipisahkan dari fungsi karena fungsi adalah salah satu dasar penyusun blok pada C++. Sebuah program C++ minimal mengandung sebuah fungsi yaitu fungsi main().
Fungsi ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. main adalah nama judul fungsi. Dimulai dari tanda { sampai dengan } disebut tubuh fungsi, atau semua yang terletak didalam tanda {} disebut blok.
Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi, yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. Katavoid yang mendahului main() dipakai untuk menyatakan bahwa fungsi ini tidak mempunyai nilai balik (return value). Di dalam tanda {} bisa terkandung sejumlah unit yang disebut pernyataan (statement).
Pernyataan
Perhatikan baris kode dibawah ini :
1
cout<<“Hai. Selamat belajar C++”;
Baris tersebut merupakan sebuah pernyataan yang digunakan untuk menampilkan tulisan yang terletak pada sepasang tanda petik ganda ke layar. Tulisan yang terletak pada sepasang tanda petik ganda disebut string. Setiap pernyataan harus diakhiri dengan tanda titik koma (;).
Mengenal cout
Pengenal cout merupakan sebuah obyek yang disediakan oleh C++ untuk mengarahkan data ke standard output (normalnya layar). Tanda << merupakan operator yang disebut operator “penyisipan / peletakan”.
1
cout<<“Hai. Selamat belajar C++”;
Operator ini mengarahkan operand (data) yang di sebelah kanannya ke obyek yang dikirinya. Pada contoh diatas, string “Hai. Selamat belajar C++” diarahkan ke cout yang memberikan hasil berupa tampilan string tersebut ke layar.
#include <iostream.h>
Baris tersebut bukanlah sebuah pernyataan, itulah sebabnya tidak diakhiri dengan tanda titik koma. Baris tersebut menginstruksikan kepada kompiler untuk menyisipkan file lain (iostream.h) saat program dikompilasi. File-file berakhiran .h disebut file header, yaitu file-file yang berisi berbagai deklarasi seperti fungsi, variabel, dll.
Pada contoh, file iostream.h perlu disertakan pada program yang melibatkan obyek cout. Karena fileiostream.h berisi deklarasi yang diperlukan oleh cout dan berbagai obyek yang berhubungan dengan masukan dan keluaran pada stream.
clrscr()
Pernyataan clrscr() digunakan untuk membersihkan layar. Jika menggunakan pernyataan tersebut, maka baris berikut perlu disertakan :
1
#include <conio.h>
Contoh penggunaan clrscr() :
1
//program03.cpp
2
#include <iostream.h>
3
#include <conio.h>
4
5
void main()
6
{
7
clrscr();
8
cout<<"Hai. Selamat belajar C++";
9
}
Gaya Penulisan Program
C++ memberikan keleluasaan kepada pemrogram untuk dalam menuliskan bentuk atau gaya program. Contoh :
1
//program04.cpp
2
#include <iostream.h>
3
#include <conio.h>
4
5
void main() { clrscr(); cout<<"Hai. Selamat belajar C++"; }
Komentar
Komentar merupakan bagian penting dalam suatu program.
Komentar dapat berupa :
Tujuan / fungsi program
Saat program dibuat atau direvisi
Keterangan-keterangan lain tentang kegunaan sejumlah pernyataan dalam program.
Pada C++ komentar diawali dengan dua tanda garis miring (//). Ini digunakan untuk komentar pada satu baris. Selain itu, komentar dapat juga diawali dengan tanda /* dan diakhiri dengan tanda */. Ini digunakan untuk komentar yang terdiri dari beberapa baris.
1
//contoh komentar
2
//ini adalah komentar
3
4
/*ini merupakan contoh komentar
5
yang bisa digunakan untuk beberapa baris
1
//program02.cpp
2
#include <iostream.h>
3
void main()
4
{
5
cout<<"Hai. Selamat belajar C++";
6
}
Program diatas dapat kita simpan dengan nama “program02.cpp“.
Fungsi main()
Program C++ tidak dapat dipisahkan dari fungsi karena fungsi adalah salah satu dasar penyusun blok pada C++. Sebuah program C++ minimal mengandung sebuah fungsi yaitu fungsi main().
Fungsi ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. main adalah nama judul fungsi. Dimulai dari tanda { sampai dengan } disebut tubuh fungsi, atau semua yang terletak didalam tanda {} disebut blok.
Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi, yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. Katavoid yang mendahului main() dipakai untuk menyatakan bahwa fungsi ini tidak mempunyai nilai balik (return value). Di dalam tanda {} bisa terkandung sejumlah unit yang disebut pernyataan (statement).
Pernyataan
Perhatikan baris kode dibawah ini :
1
cout<<“Hai. Selamat belajar C++”;
Baris tersebut merupakan sebuah pernyataan yang digunakan untuk menampilkan tulisan yang terletak pada sepasang tanda petik ganda ke layar. Tulisan yang terletak pada sepasang tanda petik ganda disebut string. Setiap pernyataan harus diakhiri dengan tanda titik koma (;).
Mengenal cout
Pengenal cout merupakan sebuah obyek yang disediakan oleh C++ untuk mengarahkan data ke standard output (normalnya layar). Tanda << merupakan operator yang disebut operator “penyisipan / peletakan”.
1
cout<<“Hai. Selamat belajar C++”;
Operator ini mengarahkan operand (data) yang di sebelah kanannya ke obyek yang dikirinya. Pada contoh diatas, string “Hai. Selamat belajar C++” diarahkan ke cout yang memberikan hasil berupa tampilan string tersebut ke layar.
#include <iostream.h>
Baris tersebut bukanlah sebuah pernyataan, itulah sebabnya tidak diakhiri dengan tanda titik koma. Baris tersebut menginstruksikan kepada kompiler untuk menyisipkan file lain (iostream.h) saat program dikompilasi. File-file berakhiran .h disebut file header, yaitu file-file yang berisi berbagai deklarasi seperti fungsi, variabel, dll.
Pada contoh, file iostream.h perlu disertakan pada program yang melibatkan obyek cout. Karena fileiostream.h berisi deklarasi yang diperlukan oleh cout dan berbagai obyek yang berhubungan dengan masukan dan keluaran pada stream.
clrscr()
Pernyataan clrscr() digunakan untuk membersihkan layar. Jika menggunakan pernyataan tersebut, maka baris berikut perlu disertakan :
1
#include <conio.h>
Contoh penggunaan clrscr() :
1
//program03.cpp
2
#include <iostream.h>
3
#include <conio.h>
4
5
void main()
6
{
7
clrscr();
8
cout<<"Hai. Selamat belajar C++";
9
}
Gaya Penulisan Program
C++ memberikan keleluasaan kepada pemrogram untuk dalam menuliskan bentuk atau gaya program. Contoh :
1
//program04.cpp
2
#include <iostream.h>
3
#include <conio.h>
4
5
void main() { clrscr(); cout<<"Hai. Selamat belajar C++"; }
Komentar
Komentar merupakan bagian penting dalam suatu program.
Komentar dapat berupa :
Tujuan / fungsi program
Saat program dibuat atau direvisi
Keterangan-keterangan lain tentang kegunaan sejumlah pernyataan dalam program.
Pada C++ komentar diawali dengan dua tanda garis miring (//). Ini digunakan untuk komentar pada satu baris. Selain itu, komentar dapat juga diawali dengan tanda /* dan diakhiri dengan tanda */. Ini digunakan untuk komentar yang terdiri dari beberapa baris.
1
//contoh komentar
2
//ini adalah komentar
3
4
/*ini merupakan contoh komentar
5
yang bisa digunakan untuk beberapa baris
6
ini akhir komentar*/
STRUTUR LENGKAP DATA C++
Tipe data adalah jenis data yang mampu ditangani oleh suatu bahasa
pemrograman pada komputer, tiap-tiap bahasa pemrograman memiliki tipe data.
Obyek Data adalah kumpulan elemen yang mungkin untuk suatu tipe data
tertentu. Mis: integer mengacu pada obyek data -32768 s/d 32767, byte
0 s/d 255, string adalah kumpulan karakter maks 255 huruf
Struktur Data adalah cara penyimpanan dan pengorganisasian data-data pada
memori komputer maupun file secara efektif sehingga dapat digunakan secara
efisien, termasuk operasi-operasi di dalamnya.
Ciri algoritma yang baik menurut Donald E.Knuth:
Input : ada minimal 0 input atau lebih
Ouput : ada minimal 1 output atau lebih
Definite : ada kejelasan apa yang dilakukan
Efective : langkah yang dikerjakan harus efektif
Terminate : langkah harus dapat berhenti (stop) secara jelas
ARRAY
1. Array 1 Dimensi
Array atau larik adalah kumpulan dari nilai-nilai data bertipe sama dalam
urutan tertentu yang menggunakan sebuah nama yang sama. Nilai-nilai data pada
suatu larik disebut dengan elekmen-elemen larik. Letak urutan dari suatu larik
ditunjukkan oleh suatu subscript atau index.
Deklarasi array (larik):
Inisialisasi array :
Menginisialisasi array sama dengan memberikan nilai awal array pada saat
didefinisikan.
tipe_data nama_var_array [ukuran];
Keterangan :
tipe_data : menyatakan jenis tipe data elemen larik (int, char, float, dll)
nama_var_array : menyatakan nama variabel yang dipakai.
ukuran : menunjukkan jumlah maksimal elemen larik.
Contoh :
Int nilai[6];
int nilai[6] = {8,7,5,6,4,3};
bisa disederhanakan sehingga menjadi :
int nilai[] = {8,7,5,6,4,3};
Keterangan :
Contoh diatas berarti berarti anda memesan tempat di memori komputer sebanyak 6
tempat dengan indeks dari 0-5, dimana indeks ke-0 bernilai 8, ke-1 bernilai 7, dst, dan
semua elemennya bertipe data integer.
Catatan: Untuk memberikan niai 0 terhadap seluruh elemen array pada saat
didefinisikan, Anda dapat memberikan nilai awal 0 pada elemen
pertama. Sebagai contoh:
Int temp[100] = {0};
Akan memberikan hasil pemberian nilai nol dari subscript bernilai 0 hingga 99.
Mengakses elemen array :
Ilustrasi Array 1
Contoh 1 mengisi elemen array dan menampilkan elemen ke n:
Latihan :
1. Cobalah contoh program 1
2. Siapkan 1 lembar kertas dan tulis Nama, NIM dan Kelas anda
3. Tulis alur logikanya
4. Tulis outputnya
5. Jika r += y[n];di ganti dengan perintah r *= y[n]; apa hasilnya?
Contoh 2 mengedit elemen array:
6.
7.
8.
Contoh 3 menghapus elemen array:
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void main ()
{ int A [5]={20,9,1986,200,13};
Int n;
clrscr();
cout<<"Data yang lama\n";
for (n=0;n<5;n++)
{
cout<<" "<<A[n];
}c
out<<"\nData yang baru : \n";
A[0]=4;
A[1]=2;
A[2]=1;
A[3]=3;
A[4]=5;
for (n=0;n<5;n++)
{
cout<<" "<<A[n];
}g
etch();
}
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void main ()
{ int A [5]={20,9,1986,200,13};
int n,hapus;
clrscr();
cout<<"Data yang lama\n";
for (n=0;n<5;n++)
{
cout<<" "<<A[n];
}c
out<<" data yang ingin dihapus : ";
cin>>hapus;
cout<<"\nData yang baru : \n";
for (n=hapus-1;n<5-1;n++)
{
A[n]=A[n+1];
}f
or (n=0;n<4;n++)
{
cout<<" "<<A[n];
}g
etch()
Contoh 4 pencarian elemen array
Langkah tugas :
1. Tulis alur logikanya
2. Tulis outputnya
3. Modifikasikan contoh program 4, sehingga kita bisa menginputkan elemen
array secara manual.
Contoh 5, program fibonanci dengan array
MATERI III
ARRAY MULTIDIMENSI
Array multidimensi yaitu array yang terdiri dari beberapa subskrip atau
index array. Contoh, array 2 dimensi adalah array yang mempunyai 2 index, array
3 dimensi adalah array yang mempunyai 3 index. Array seperti ini sering
digunakan untuk pemrosesan matrik.
Keunggulan array :
• Array sangat cocok untuk pengaksesan acak. Sembarang elemen di array dapat
diacu secara langsung tanpa melalui elemen-elemen lain.
• Jika berada di suatu lokasi elemen, maka sangat mudah menelusuri ke
elemenelemen tetangga, baik elemen pendahulu atau elemen penerus 3
• Jika elemen-elemen array adalah nilai-nilai independen dan seluruhnya harus
terjaga, maka penggunaan penyimpanannya sangat efisien
Kelemahan array :
• Array harus bertipe homogen. Kita tidak dapat mempunyai array dimana satu
elemen adalah karakter, elemen lain bilangan, dan elemen lain adalah tipe-tipe
lain
• Kebanyakan bahasa pemrograman mengimplementasikan array statik yang
sulit diubah ukurannya di waktu eksekusi. Bila penambahan dan pengurangan
terjadi terus-menerus, maka representasi statis
• Tidak efisien dalam penggunaan memori
• Menyiakan banyak waktu komputasi
• Pada suatu aplikasi, representasi statis tidak dimungkinkan
2. Array 2 Dimensi
Pendeklarasian array 2 dimensi :
int matriks[3][4];
int matriks2[3][4]={{5,2,1,18}, {4,7,6,-9}, {9,0,4,43}};
Contoh :
Jurusan 1992 1993 1994 1995
1. Teknik Informatika 35 45 80 120
2. Manajemen Informatika 100 110 70 101
3. Teknik Komputer 10 15 20 17
Bentuk seperti pada tabel diatas dapat dituangkan pada array berdimensi dua.
Pendefinisiannya : int data_lulus [3] [4];
Pada pendefinisian diatas : - 3 menyatakan jumlah baris (mewakili jurusan)
- 4 menyatakan jumlah kolom (mewakili tahun
kelulusan).
Array hasil pendefinisian diatas dapat dinyatakan seperti di bawah ini :
TI 0 35 45 80 120
MI 1 100 110 70 101
TK 2 10 15 20 17
0 1 2 3
1992 1993 1994 1995
Listing program :
Contoh :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void main()
{
int data_lulus[3][4];// array berdimensi 2
int tahun, jurusan;
data_lulus[0][0]=35;
data_lulus[0][1]=45;
data_lulus[0][2]=90;
data_lulus[0][3]=120;
data_lulus[1][0]=100;
data_lulus[1][1]=110;
data_lulus[1][2]=70;
data_lulus[1][3]=101;
data_lulus[2][0]=10;
data_lulus[2][1]=15;
data_lulus[2][2]=20;
data_lulus[2][3]=17;
while(1)
{
cout<<"Jurusan (0=TI, 1=MI,2=TK) :";cin>>jurusan;
if((jurusan==0)||(jurusan==1)||(jurusan==2));
break;
} while(1)
{
cout<<"Tahun (1992-1995):";cin>>tahun;
if((tahun>=1992)&&(tahun<=1995))
{
tahun=tahun-1992; //konversi ke 0,1,2,3
break;
}
} cout<<"Jumlah yang lulus= "<<data_lulus[jurusan][tahun];
getch();}
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
int main(){
//definisi array 2dimensi
typedef int matrik32[3][2];
//deklarasi array A,B,C
matrik32 A,B,C;
int j,k;
//mengisi elemen array A
for(j=0;j<3;j++)
{ for(k=0;k<2;k++)
{
cout<<"A["<<j<<"]["<<k<<"] = ";
cin>>A[j][k];
}
} cout<<endl;
//mengisi elemen array B
for(j=0;j<3;j++)
{ for(k=0;k<2;k++)
{
cout<<"B["<<j<<"]["<<k<<"] = ";
cin>>B[j][k];
}
} cout<<endl;
//menjumlahkan array A dan B
for(j=0;j<3;j++)
{ for(k=0;k<2;k++)
{
C[j][k]=A[j][k] + B[j][k];
}
} //menampilkan hasil penjumlahan array
for(j=0;j<3;j++)
{ for(k=0;k<2;k++)
{
cout<<"C["<<j<<"]["<<k<<"]= "<<C[j][k]<<endl;;
}
} getch();}
FUNGSI C++
1. Menghindari penulisan teks program
yang sama secara berulangkali
2. Kemudahan menulis dan menemukan
kesalahan (debug) program
Jenis modul program dalam C++
Fungsi → mengembalikan sebuah nilai
(return value)
fungsi pada C++ umumnya berisi sejumlah
pernyataan C++ yang dikemas dengan
sebuah nama.
nama ini dapat dipanggil beberapa kali
dalam suatu kode C++.
salah satu fungsi yang sering dilibatkan
dalam aplikasi berbasis konsol yaitu
main().
Biasanya di dalam fungsi tersebut
dituliskan sejumlah pernyataan.
PERINTAH KELUAR DAN MASUKAN
Pengenalan Tipe Data.Borland C++ memiliki tipe data dasar yaitu diantaranya adalah :
CHAR,INT,SHORT,LONG,FLOAT,DOUBLE dan LONG DOUBLE.
Konstanta adalah suatu nilai yang sifatnya tetap.secara garis besar konstanta dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu konstanta BILANGAN (1,2-100 bulat.1.1,1.2 dst desimal) dan konstanta TEKS dalam hal ini konstanta teks dibagi menjadi 2.data karakter (char) dapat berbentuk abjad a-z,angka 1-100,notasi atau simbol yang selalu diapit oleh tanda kutip tunggal(‘).contoh : ‘a’ ‘8’ ‘&’ dan seterusnya.data string merupakan rangkaian dari beberapa karakter yang diapit oleh tanda kutip ganda(“).contoh : (div class="post-header")
“mahasiswa” dan lain2.
Deklarasi konstanta,bentuk penulisannya :
Const tipe_data nama-konstanta = nilai konstanta ;
Contoh : const int x = 70 ;
Variabel merupakan suatu tempat untuk menampung data atau konstanta dimemori yang mempunyai nilai atau data yang dapat berubah selama proses program.
Tipe Variabel Simbol Deklarasi
Integer int
Floating point float
Double double
Karakter char
Unsigned integer unsigned integer
Unsigned karakter unsigned char
Long integer long int
Unsigned long integer unsigned long integer
Bentuk penulisannya :
Tipe data nama variabel ;
Untuk perintah keluaran yang disediakan di Borland C++,diantaranya adalah :
*printf
*puts
*putchar
*cout
Fungsi keluaran yang paling banyak digunakan dalam Borland C++ adalah perintah keluaran PRINTF dan COUT.
CONTOH SOAL :
1. “RESTORAN ENAK”
Masukkan nama makanan
Masukkan jumlah beli
Masukkan harga makanan
Total pembayaran
Diskon 10%
Jadi total bayarnya ?
JAWABANNYA :
#include "iostream.h"
#include "stdio.h"
#include "conio.h"
main ()
{
char nama[12];
int jumbel;
float harga,diskon,total,totbay;
cout<<"restoran enak"<
cout<<"Nama Makanan : ";cin>>nama;
cout<<"Jumlah Beli : ";cin>>jumbel;
cout<<"Harga : ";cin>>harga;
total=jumbel*harga;
diskon=total*0.1;
totbay=total-diskon;
cout<<"Total : "((total((endl;
cout<<"Diskon : "((diskon((endl;
cout<<"Total Bayar : "((totbay((endl;
// tanda << di ganti dengan tanda (( dikarenakan tidak bisa //
// tampil jika menggunkana tanda << jadi ganti aj nanti :) //
getch();
}
2. Buatlah program untuk menghitung nilai rata-rata dari seorang siswa,
Dengan ketentuan sbb :
*nama siswa,nilai pertandingan 1,nilai pertandingan 2,nilai pertandingan 3 diinput
*nilai rata2 merupakan hasil dari pertandingan 1,2 dan 3 dibagi 3.
*tampilan yang diinginkan sbb :
Layar masukkan
Program hitung nilai rata-rata
Nama siswa : …( diinput )
Nilai pertandingan 1 : …( diinput )
Nilai pertandingan 2 : …( diinput )
Nilai pertandingan 3 : …( diinput )
Layar keluaran
Siswa yang bernama…….( tampil data )
Memperoleh nilai rata-rata……( hasil proses ) dari perlombaan yang diikutinya.
JAWABAN :
#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"
main()
{
int nilai1,nilai2,nilai3;
float rata_rata;
char nama[11];
cout<<"program menghitung rata_rata" << endl;
printf("nama siswa=");scanf("%s",nama);
cout<<"Nilai Pertandingan 1 : ";cin>>nilai1;
cout<<"Nilai Pertandingan 2 : ";cin>>nilai2;
cout<<"Nilai Pertandingan 3 : ";cin>>nilai3;
rata_rata=(nilai1+nilai2+nilai3)/3;
printf("siswa yang bernama%s",nama);
// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //
cout<<"Nilai Rata-Rata : "((rata_rata((endl;
// tanda << di ganti dengan tanda (( dikarenakan tidak bisa //
// tampil jika menggunkana tanda << jadi ganti aj nanti :) //
getch();
}
CHAR,INT,SHORT,LONG,FLOAT,DOUBLE dan LONG DOUBLE.
Konstanta adalah suatu nilai yang sifatnya tetap.secara garis besar konstanta dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu konstanta BILANGAN (1,2-100 bulat.1.1,1.2 dst desimal) dan konstanta TEKS dalam hal ini konstanta teks dibagi menjadi 2.data karakter (char) dapat berbentuk abjad a-z,angka 1-100,notasi atau simbol yang selalu diapit oleh tanda kutip tunggal(‘).contoh : ‘a’ ‘8’ ‘&’ dan seterusnya.data string merupakan rangkaian dari beberapa karakter yang diapit oleh tanda kutip ganda(“).contoh : (div class="post-header")
“mahasiswa” dan lain2.
Deklarasi konstanta,bentuk penulisannya :
Const tipe_data nama-konstanta = nilai konstanta ;
Contoh : const int x = 70 ;
Variabel merupakan suatu tempat untuk menampung data atau konstanta dimemori yang mempunyai nilai atau data yang dapat berubah selama proses program.
Tipe Variabel Simbol Deklarasi
Integer int
Floating point float
Double double
Karakter char
Unsigned integer unsigned integer
Unsigned karakter unsigned char
Long integer long int
Unsigned long integer unsigned long integer
Bentuk penulisannya :
Tipe data nama variabel ;
Untuk perintah keluaran yang disediakan di Borland C++,diantaranya adalah :
*printf
*puts
*putchar
*cout
Fungsi keluaran yang paling banyak digunakan dalam Borland C++ adalah perintah keluaran PRINTF dan COUT.
CONTOH SOAL :
1. “RESTORAN ENAK”
Masukkan nama makanan
Masukkan jumlah beli
Masukkan harga makanan
Total pembayaran
Diskon 10%
Jadi total bayarnya ?
JAWABANNYA :
#include "iostream.h"
#include "stdio.h"
#include "conio.h"
main ()
{
char nama[12];
int jumbel;
float harga,diskon,total,totbay;
cout<<"restoran enak"<
cout<<"Nama Makanan : ";cin>>nama;
cout<<"Jumlah Beli : ";cin>>jumbel;
cout<<"Harga : ";cin>>harga;
total=jumbel*harga;
diskon=total*0.1;
totbay=total-diskon;
cout<<"Total : "((total((endl;
cout<<"Diskon : "((diskon((endl;
cout<<"Total Bayar : "((totbay((endl;
// tanda << di ganti dengan tanda (( dikarenakan tidak bisa //
// tampil jika menggunkana tanda << jadi ganti aj nanti :) //
getch();
}
2. Buatlah program untuk menghitung nilai rata-rata dari seorang siswa,
Dengan ketentuan sbb :
*nama siswa,nilai pertandingan 1,nilai pertandingan 2,nilai pertandingan 3 diinput
*nilai rata2 merupakan hasil dari pertandingan 1,2 dan 3 dibagi 3.
*tampilan yang diinginkan sbb :
Layar masukkan
Program hitung nilai rata-rata
Nama siswa : …( diinput )
Nilai pertandingan 1 : …( diinput )
Nilai pertandingan 2 : …( diinput )
Nilai pertandingan 3 : …( diinput )
Layar keluaran
Siswa yang bernama…….( tampil data )
Memperoleh nilai rata-rata……( hasil proses ) dari perlombaan yang diikutinya.
JAWABAN :
#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"
main()
{
int nilai1,nilai2,nilai3;
float rata_rata;
char nama[11];
cout<<"program menghitung rata_rata" << endl;
printf("nama siswa=");scanf("%s",nama);
cout<<"Nilai Pertandingan 1 : ";cin>>nilai1;
cout<<"Nilai Pertandingan 2 : ";cin>>nilai2;
cout<<"Nilai Pertandingan 3 : ";cin>>nilai3;
rata_rata=(nilai1+nilai2+nilai3)/3;
printf("siswa yang bernama%s",nama);
// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //
cout<<"Nilai Rata-Rata : "((rata_rata((endl;
// tanda << di ganti dengan tanda (( dikarenakan tidak bisa //
// tampil jika menggunkana tanda << jadi ganti aj nanti :) //
getch();
}
operator aritmatika dan logika c++
Operator Decrement-Increment ini merupakan operator yang digunakan untuk menaikkan variable sebesar satu. Dimana ini biasanya digunakan pada perintah perulangan.
Adalagi operator kondisi yang merupakan ungkapan yang menjadi dasar bagi pernyataan berkondisi. Ungkapan ini memberikan nilai betul (B) dan salah (S), Adapun elemen yang membentuk ungkapan ini adalah operator relasi dan operator logika.
· Operator Relasi
Operator relasi merupakan operator yang digunakan untuk melakukan pembandingan dua buah nilai.
· Operator Logika
Operator ini digunakan untuk menghubungkan dua buah ungkapan kondisi menjadi sebuah ungkapan kondisi.
Perhatikan Tabel dibawah ini :
OPERATOR RELASI
| |
OPERATOR
|
KETERANGAN
|
==
|
Operator Sama dengan
|
!=
|
Operator tidak Sama dengan
|
>
|
Operator Lebih dari
|
<
|
Operator Kurang dari
|
>=
|
Operator Lebih dari atau Sama dengan
|
<=
|
Operator Kurang dari atau Sama dengan
|
OPERATOR LOGIKA
| |
OPERATOR
|
KETERANGAN
|
&&
|
Operator dan
|
||
|
Operator atau
|
!
|
Operator bukan
|
Adapun Struktur Logika pada bahasa pemrograman C++ :
Pernyataan if
Pernyataan yang dipakai untuk mengambil sebuah keputusan yang berdasarkan suatu syarat kondisi.
Pernyataan Switch
Pernyataan yang digunakan untuk menjalankan salah satu pernyataan dari beberapa kemungkinan pernyataan berdasarkan nilai dari sebuah variable.
a. Pernyataan If Sederhana
if (kondisi)
{
Pernyataan;
}
b. Pernyataan If-Else
if (kondisi)
{
Pernyataan1;
}
else
{
Pernyataan2:
}
c. Pernyataan Nested If
if (kondisi1)
{
Pernyataan1;
}
else if (kondisi2)
{
Pernyataan2:
}
else
{
Pernyataan3:
}
d. Pernyataan Switch
switch (var)
{
case value1:
Pernyataan1;
break;
case value2:
Pernyataan2;
break;
default:
Pernyataan3;
break;
}
Kemudian struktur perulangan dimana seperti pernyataan while, do-while, for:pernyataan yang berguna untuk memproses suatu pernyataan beberapa kali selama kondisi terpenuhi.
a. Pernyataan While
while (kondisi)
{
pernyataan;
}
b. Pernyataan Do-While
do
{
pernyataan;
}
while (kondisi)
c. Pernyataan For
for (kondisi_awal;kondisi_akhir;perubahan)
{
pernyataan;
}
OPERASI PERULANGAN
Sebuah/kelompok instruksi diulang untuk
jumlah pengulangan tertentu. Baik yang
terdifinisikan sebelumnya ataupun tidak.
Struktur pengulangan terdiri atas dua bagian :
11.. Kondisi Kondisi pengulangan pengulangan yaitu yaitu ekspresi ekspresi boolean boolean
yang harus dipenuhi untuk melaksanakan
pengulangan
2. Isi atau badan pengulangan yaitu satu atau
lebih pernyataan (aksi) yang akan diulang.
VARIABEL
Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program. Berbeda dengan konstanta yang nilainya selalu tetap, nilai dari suatu variable bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan. Untuk memperoleh nilai dari suatu variable digunakan pernyataan penugasan (assignment statement), yang mempunyai sintaks sebagai berikut :
Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program. Berbeda dengan konstanta yang nilainya selalu tetap, nilai dari suatu variable bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan. Untuk memperoleh nilai dari suatu variable digunakan pernyataan penugasan (assignment statement), yang mempunyai sintaks sebagai berikut :
variable = ekspresi ;
Nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut :
- Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Bahasa C ++ bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Jadi antara nim, NIM dan Nim dianggap berbeda.
- Tidak boleh mengandung spasi.
- Tidak boleh mengandung symbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore). Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, = dsb.
- Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.
Contoh penamaan variabel yang benar : NIM, a, x, nama_mhs, f3098, f4, nilai, budi, dsb.
Contoh penamaan variable yang salah : %nilai_mahasiswa, 80mahasiswa, rata-rata, ada spasi, penting!, dsb
KONSTANTA C++
Konstanta
Konstanta merupakan suatu nilai yang tidak dapat diubah selama proses program berlangsung.
Konstanta nilainya selalu tetap. Konstanta harus didefinisikan terlebih dahulu di awal program.
Konstanta dapat bernilai integer, pecahan, karakter dan string. Contoh konstanta : 50; 13; 3.14;
4.50005; ‘A’; ‘Bahasa C’. Selain itu, bahasa C juga menyediakan beberapa karakter khusus yang
disebut karakter escape, antara lain :
\a : untuk bunyi bell (alert)
\b : mundur satu spasi (backspace)
\f : ganti halaman (form feed)
\n : ganti baris baru (new line)
\r : ke kolom pertama, baris yang sama (carriage return)
\v : tabulasi vertical
: nilai kosong (null)
\’ : karakter petik tunggal
\” : karakter petik ganda
\\ : karakter garis miring
Konstanta adalah suatu nilai yang tidak berubah selama proses dari program. Misalnya suatu statemen ungkapan sebagai berikut :
Fahrenheit=Celcius*1.8+32;
Celcius dan Fahrenheit adalah variabel yang nilainya dapat berubah selama proses program. Nilai Celcius dapat berubah tergantung dari nilai yang dimasukkan sebagai input data dan nilai Fahrenheit akan berubah tergantung nilai dari Celcius. Nilai 1.8 dan 32 sebaliknya tidak akan pernah berubah di dalam proses program, karena nilai- nilai ini adalah nilai- nilai konstanta.
Konstanta Numerik Integer
Konstanta numerik integer merupakan nilai numerik bilangan bulat. Konstantakonstanta inetegr dapat ditulis dalam bentuk desimal, heksadesimal, maupun oktal. Berikut contoh dalam bentuk nilai desimal :
123
(integer bertanda)
-123
(integer bertanda)
37000U
(integer tidak bertanda)
-75000L
(integer panjang bertanda)
418598821UL
(integer panjang tidak bertanda)
Bila user ingin suatu konstan diinterpretasikan sebagai oktal,tambahkan digit 0 didepan.
Contoh:
015 ekivalen dengan 13 dalam decimal
015 ekivalen dengan 13 dalam decimal
Jika yang diinginkan bilangan hexadesimal, tambahkan 0x di depan.
Contoh:
0×20 ekivalen dengan 32
0×20 ekivalen dengan 32






























































